Kamis, 17 Januari 2019

Aliran Psikologi Behaviorisme | Psikologi Umum


Banyak sekali artikel yang membahas tentang sejarah psikologi dari zaman yunani sampai sekarang ini. Psikologi behaviorisme merupakan salah satu aliran yang paling banyak dipakai dalam berbagai bentuk jenis terapi. Namun, tidak sedikit pula yang menentang akan paham daripada behaviorisme ini dengan anggapan bahwa tingkah laku manusia tidak bisa disamakan dengan tingkah laku binatang. Tapi, tidak sedikit pula yang merasakan manfaat daripada teori behaviorisme ini. Contoh kecil penelitiannya yakni, penelitian pavlov tentang seekor anjing. Awalnya pavlov melakukan operasi kecil pada anjing sehingga air liurnya nampak jelas. setelah itu ia mencoba berbagai percobaan mengenai stimulus air lur. Mula2 anjing diberi makanan dari kejauhan air liurnya pun keluar, kemudian pavlov mencoba membiasakan anjing dengan suara lonceng sebelum keluar makanan. Lama kelamaan ternyata bunyi dari suara lonceng tersebut membuat respons air liur keluar secara spontan yang disebut dengan Conditioned Reflex. Secara singkat, penulis mencoba merangkum agar lebih mudah dipahami. Mari kita ulas!


1.   Psikologi Behaviorisme (Graham JB. Watson, 1913)
Merupakan aliran yang fokus pada perilaku dan menekankan bagaimana peran stimulus2 yang ada diluar diri manusia membentuk perilaku melalui proses belajar(Glassman & Hadad, 2009).
Menurut Graham (2017) :
a.       Psikologi buklan science of mind, tapi science of behavior;
b.      Menjelaskan perilaku lebih karena faktor2 eksternal, bukan internal (Motivasi, pikiran dll);
c.       Mengembangkan teori2 menggunakan istilah2 perilaku.

Sejarah singkat : kemunculan behaviorisme sendiri sebenarnya tidak lepas dari pengaruh fungsionalisme McCattel dan Wiliam James yang bukan hanya memelajari fungsi kesadaran, tapi juga memelajari perilaku (Hargenhahn, 2009). Fungsionalisme sendiri terpengaruh oleh teori evolusinya Darwin, yang beranggapan bahwa evolusi terjadi bukan hany aspek fisik, tapi juga aspek psikologis. Akibat pandangan tersebut, para fungsionalisme lainnya seperti John B Watson dan Edward Lee Thorndike(1874-1949) melakukan penelitian terhadap binatang yang mendorong munculnya psikologi binatang atau Animal Psychology. Dikembangkan dibeberapa pusat pengembangan psikologi seperti harvard, chicago, columbia dan lain2 (Greenwood, 2009). Pada  tahun 1913, JB. Watson dianggap sebagai pendirinya, aliran baru yang menentang strukturalisme dan fungsionalisme. Baginya, jikalau ilmiah. Psikologi harus fokus terhadap sesuatu yang diamati, yaitu perilaku.

Perkembangan : Menurut Schultz dan Schultz (2010), terbagi menjadi tiga tahap, diantaranya :
a.       Behaviorisme Radikal : Terbentuknya sejak pertama kali behaviorisme muncul sampai dengan tahun 1930an yang didirikan oleh Watson. Fokus terhadap perilaku yang diamati dan menghindari pembahasan mengenai kondisi mental (Greenwood, 2009).
Tokoh2   : Ivan Petrovitch (1849-1936)
                  : John Broadus Watson (1878-1958)
                  : Edward Lee Thorndike (1874-1949)
                  : Vladimir M. Bechterev (1857-1927)

b.      Neo-Behaviorisme :  bersumber dari gagasan Tolman, Hull dan skinner pada 1930-1960an. Sudah ada pengaruh dari Logical Postivism yang mengakui adanya dua jenis sains, yaitu empitis dan sains rasio (Hergenhahn,2009).
Tokoh2   : Edward Chace Tolman (1886-1959)=> Purposive Behavior
               : Clark Leonard Hull (1884-1952)    => Hipothetice, Deducative Intervening
               : Edwin Ray Guthrie (1886-1959)   => Law Of Effect, Readness & Principle Conting.
               : B.F Siknner (1904-1990)    => Operant Conditioning Schedule of Reinforcement.

c.       Sosio-Behaviorisme : penggagas Albert Bandura dan Rotter pada 1960-1990an. Bandura mengkiritik behaviorisme radikal yang menganggap hubungan antara perilaku da lingkungan yang bersifat deterministik. Ia menawarkan Social Learning Theory. Yang meyakini adanya interaksi perilaku, kognisi dan lingkungan serta perilaku manusia bisa diperoleh melalui modeling (Bandura, 1966) dan Rotter mnyampaikan gagasan mengenai  Locus Of Control, yaitu pentingnya hubungan perilaku dan penguatan.
Tokoh2   : Albert Bandura (1925-sekarang)
               : Julian B. Fotfer (1916-sekarang)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh artikel psikologi berbahasa inggris - English Lesson

Nama    : Nusa Chandra NIM      : 1177000077 Kelas     : Psikologi 2B Matkul  : B. Inggris “ Brain protein crucial to recove...